Ahli Tak Sarankan Genose Buat Screening Corona, Loh Kenapa?

Pemerintah mengaku masih menunggu hasil pengujian efektivitas tes saliva untuk mendeteksi Covid-19. Tapi, belum ada persetujuan dari regulator terkait untuk menjadikan alat berbasis pernapasan sebagai deteksi corona. Laporan yang masuk GeNose memeriksa sekitar 4 ribu sampai 6 ribuan spesimen per stasiun KA. “Sejauh ini kita sudah mendeteksi positivity fee three sampai 5 persen,” jelas Dian.

GeNose disebut mampu melakukan pemeriksaan sekitar one hundred twenty kali per hari dengan estimasi tiap pemeriksaan sekitar tiga menit dan efektivitas kerja alat selama enam jam. Seperti diwartakan, tim riset UGM telah telah mendapatkan izin edar alat GeNose dari Kementerian Kesehatan RI sehingga siap dipasarkan. Sementara untuk harga penggunaan GeNose di Bandara, Rahmad meminta agar sama dengan harga di stasiun. Pasalnya biaya produksi, efektivitas dan efisien dari GeNose yang berada di stasiun maupun bandara tidak berbeda. Jakarta, Jurnas.com – Rencana Kementerian Perhubungan menggunakan GeNose sebagai alat deteksi Covid-19 berbasis hembusan nafas di Bandara Indonesia disambut baik kalangan dewan. Teknik uji laboratorium ini merupakan tes paling baik yang ada di dunia saat ini untuk mengidentifikasi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Adapun Badan Kesehatan Dunia merekomendasikan pengujian spesimen pada saluran pernapasan bilamana memungkinkan untuk mendiagnosis penyakit pernapasan karena dari situlah sampel terbaik berasal. Menurut WHO, sampel dari feses bisa menjadi alternatif bahan pengujian, terutama pada pasien yang menunjukkan gejala penyakit pencernaan. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, memintan pemerintah menjawab kecurigaan masyarakat terkait pengelolaan dana haji dengan cara mengauditnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan, kebijakan penerapan GeNose akan dimulai 5 Februari mendatang. Namun, pihaknya juga telah memesan 200 unit GeNose untuk forty four titik stasiun di seluruh Jawa dan Sumatera. Begitu izin dari Kementerian Kesehatan diterbitkan, Ganjar langsung merespons dan mengatakan bahwa Jateng akan memulai dan membeli alat tersebut. “Hal ini untuk mendukung percepatan pemulihan dan kebangkitan ekonomi dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan manusia,” tegas Agus. Sementara, Bambang menjelaskan Rapid Test Antigen CePAD ini merupakan garapan Universitas Padjadjaran , Bandung. “Ini merupakan check equipment antigen untuk menyaring dalam kegiatan 3T, menyaring siapa yang terinfeksi dan tidak, sehingga memutus rantai penyebaran.

Mereka yang di rawat inap dan isolasi juga dipastikan tidak merokok dan makan jengkol. Kami juga melakukan riset dari jurnal-jurnal ilmiah mengenai mekanisme apa yang terjadi ketika kita habis makan. Dari information kami ya menunjukkan kalau efek dari penyakit-penyakit penyerta itu belum terlalu signifikan mempengaruhi hasil bacaan GeNose untuk Covid-19. Sebab itu, sebelum tes GeNose, seseorang harus puasa selama satu jam agar hasilnya akurat. Dia mentargetkan setidaknya pada bulan Desember 2020 alat ini dapat digunakan untuk skrining. “Untuk saat ini kemampuan produksi optimum sekitar 50 ribu unit per bulannya,” ungkapnya.

Efektivitas deteksi covid dari Genose

Alat ini sudah melalui serangkaian uji tes, sehingga dinilai efektif untuk mengetahui secara dini seseorang terkena Covid-19 atau tidak. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Cina menyatakan tes ini menggunakan alat usap sepanjang 3-5 sentimeter yang dimasukkan ke anus, lalu diputar atau diusapkan dengan perlahan. Menurut para dokter Cina, tes dengan cara ini dapat memastikan Daftar Slot Online Terpercaya 2021 infeksi karena virus corona bisa terdeteksi lebih lama di anus ketimbang di saluran pernapasan. “Hari ini kita uji coba GeNose dan PCR yang menjadi karya anak bangsa dan banyak digunakan serta dengan tingkat efektivitas yang cukup tinggi karena hasilnya bisa keluar dalam waktu satu jam,” ujarnya. Karakter dari varian mutasi B.1.1.7 ini tidak terbukti lebih parah infeksinya.

Jadi tidak semua orang yang menjalani tes pasti mengikuti prosedur anal swab untuk mengetahui apakah mereka positif atau negatif Covid-19. Tujuan uji sampel dari anus adalah sebagai pelengkap hasil tes swab dari nasofaring. Dengan demikian, orang bisa benar-benar dipastikan telah negatif dari Covid-19 sehingga mengurangi risiko orang itu sakit lagi akibat masih adanya virus di saluran pencernaan. Alat ini diciptakan khusus untuk menyasar screening cepat, yang selama ini masih mengandalkan metode rapid check.

Comments are Disabled