Apa Itu Vaksinasi Mandiri Atau Vaksinasi Gotong Royong? Begini Penjelasannya

Setelah itu tiket QR code akan dibagikan Bersama dengan video bagaimana cara kerja vaksin. Langkah selanjutnya akan dilakukan konfirmasi mengenai kondisi Kesehatan untuk memastikan bahwa peserta akan dapat menerima vaksin. Untuk memastikan apakah hal tersebut merupakan reaksi terhadap vaksin atau memang karena COVID-19, Anda dapat berkonsultasi ke dokter. Bila perlu, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan PCR untuk memastikan analysis COVID-19.

Bisa berbasis mRNA seperti pada Pfizer, atau berbasis adenovirus vector. Bila kelak vaksin Merah Putih itu sudah tersedia, maka jaminan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksin lebih terbuka. Maka, melalui Kemenkes nomor 9.860 tahun 2020 pintu bagi vaksin Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer pun dibuka. Dengan nama besarnya, vaksin Pfizer termasuk produk unggulan di pasar menengah atas.

Jadi walaupun ada program vaksin gotong royong , ini tidak menghilangkan hak mereka untuk mendapat vaksin free of charge,” kata Menkes Budi. Perbincangan seputar vaksin mandiri menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Minggu (21/2/2021). Rencana vaksinasi mandiri yang digagas pengusaha telah diwacanakan sejak tahun lalu. Menurut JK penyuntikan vaksin COVID-19 secara mandiri dapat mempercepat pemerintah dalam mencapai goal vaksinasi. Vaksin mandiri ini, nantinya akan dikendalikan oleh pengusaha atau pihak swasta mulai dari pengadaan hingga vaksinasi.

Vaksinasi Mandiri

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendapatkan komitmen sekitar 35 juta vaksin untuk program vaksinasi mandiri atau gotong royong dari tiga merek vaksin Covid-19. Pertama, merek vaksin mandiri harus berbeda dengan merek vaksin gratis. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan program vaksinasi mandiri ditargetkan mencapai 75 juta orang. Jika berjalan sesuai rencana maka goal itu akan selesai dalam waktu 9 bulan. Jika swasta benar-benar merealisasikan vaksinasi mandiri pada Maret, Sulfikar justru khawatir hal itu malah mengambil stok vaksin free of charge. “Jadi ini antara tidak perlu dan ada kemungkinan ambil vaksin free of charge.

“Presiden respon cepat dan saya diperintahkan presiden dan yang paling dekat itu China. Kami sudah engagedengan Sinopharm,” ujar Menko Luhut dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News. Keputusan Menteri Kesehatan nomor 9.860 tahun 2020 yang diterbitkan 3 Desember lalu menyebut ada enam vaksin yang dinilai sesuai untuk Indonesia. Yakni, vaksin PT Biofarma yang akan memproduksi vaksin racikan Sinovac, AstraZeneca dari Inggris, vaksin Sinopharm , Moderna , Pfizer , serta Sinovac.

Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi menerbitkan aturan terkait vaksinasi Covid-19 jalur mandiri. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 pada Rabu, 24 Februari 2021. “Program vaksin mandiri ini berpotensi mengacaukan pengaturan mengenai prioritas penerima vaksin,” tuturnya. Pandu juga menilai vaksin merupakan hak rakyat yang harus dipenuhi pemerintah, bukan dikomersilkan melalui perusahaan. “Artinya dari Sinopharm kita mendapatkan provide sebesar 15 juta dosis.” Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada beberap faktor yang harus dipahami betul oleh para konglomerat yang ingin membantu pemerintah melakukan vaksinasi.

Hampir seluruh anggota Kadin tertarik melaksanakan Vaksin mandiri dengan target penyuntikan karyawan serta keluarga karyawan. Jadi nanti akan ditentukan biaya masuknya berapa, kemudian biaya logistik berapa, distribusi berapa, vaksinator berapa. Pendataan ini ditujukan kepada para pegawai perusahaan, tetapi kami membuka opsi apabila ada perusahaan yang mau memberikan vaksinasi buat keluarga pekerja. Meski vaksinasi dibagi menjadi dua kategori, seluruh penerima vaksin Covid-19 tidak dipungut biaya apapun alias free of charge. Untuk mempercepat vaksinasi tahap II, dr Maxi mengatakan, Kementerian Kesehatan menggunakan empat metode.

Keenam, vaksin mandiri tidak menghilangkan hak warga untuk mendapatkan vaksin gratis. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap warga tidak kehilangan hak untuk mendapatkan vaksinasi free of charge. Setiap warga Indonesia punya pilihan untuk vaksin free of charge atau vaksin mandiri. “Bila Sinovac dibolehkan untuk vaksin mandiri, bisa jadi jatah untuk yang free of charge berkurang karena pengusaha berani membeli lebih mahal. Hingga Minggu (14/three), pendaftaran vaksinasi mandiri mencakup 7.403.356 karyawan dan keluarga karyawan.

“Yang penting menurut saya, vaksinasi mandiri jangan sampai mengganggu program vaksinasi dari pemerintah,” tegasnya. Dalam Pasal 19 diatur pendistribusian vaksin corona untuk vaksinasi gotong royong hanya boleh dilaksanakan oleh PT Bio Farma. Nantinya, Bio Farma mendistribusikannya ke fasilitas kesehatan milik masyarakat atau swasta dan dapat bekerja sama dengan pihak ketiga.

Mengaku mendapat pertanyaan dari pengusaha, Presiden Jokowi menyampaikan baru akan memutuskan mekanisme vaksinasi COVID-19 mandiri. Jokowi tak mempermasalahkan bila perusahaan siap menanggung vaksinasi bagi pegawainya. “Kalau tugas Kementerian BUMN sudah jelas yakni vaksin mandiri untuk seventy five juta orang,” jelasnya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kecepatan pelaksanaan vaksinasi terus ditingkatkan untuk mencapai goal 500.000 dosis per hari dan capaian ini akan terus di akselerasi.