Breaking News Replace Corona Indonesia 22 Februari 2021

Bila muncul gejala, baru lakukan isolasi mandiri dan tanyakan kepada dokter melalui telepon atau aplikasi mengenai tindakan apa yang perlu Anda lakukan dan obat apa yang perlu Anda konsumsi. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2(SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, sepertilansia , orang dewasa,anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil danibu menyusui. Upaya menghentikan penyebaran virus corona Covid-19 dapat dilakukan dengan tes massal. Satgas Penanganan COVID-19 mencatat, sejak 2 Januari 2021 pukul 12.00 WIB hingga 3 Januari 2021 pukul 12.00 WIB, jumlah spesimen yang dites COVID-19 berjumlah 41.503 spesimen.

Sekitar 14% dari complete penderita mengalami infeksi serius dan 6% penderita mengalami kondisi kritis akibat virus Corona. Saat penderita bersin atau batuk tanpa menutup mulutnya, maka tetesan kecil-kecil air liur yang keluar bisa saja mendarat di tangan orang lain. Lalu, saat orang tersebut makan tanpa cuci tangan atau mengusap hidung, virus pun bisa masuk ke tubuh. Pada tanggal 11 Maret 2020, Badan Kesehatan Dunia bentukan PBB, World Health Organization mengeluarkan pernyataan bahwa infeksi virus corona masuk dalam kategori pandemi.

Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah thirteen.259.775 spesimen dari eight.900.958 orang. Hindari kontak dengan penderita COVID-19, orang yang dicurigai positif terinfeksi virus Corona, atau orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek. Belum ada obat yang benar-benar efektif untuk mengatasi infeksi virus Corona atau COVID-19. Pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat keparahannya. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien ada kontak dengan orang yang menderita atau diduga menderita COVID-19. Karena mudah menular, virus Corona juga berisiko tinggi menginfeksi para tenaga medis yang merawat pasien COVID-19.

Covid di Indonesia

Sebanyak 164 orang meninggal dunia akibat virus corona hari ini. Total jumlah orang yang meninggal dunia karena corona menjadi 34.316 kasus. Provinsi yang memiliki kasus kematian terbanyak hari ini yaitu DKI Jakarta dengan forty kasus. Diikuti Jawa Timur dengan 36 kasus, Jawa Tengahdan Kalimantan Timur masing-masing 18 kasus. Satgas COVID-19 juga melaporkan, sebanyak 185 orang meninggal dunia akibat virus corona hari ini. Total jumlah orang yang meninggal dunia karena corona menjadi 36.166 kasus.

Provinsi yang memiliki kasus kematian terbanyak hari ini yaitu Jawa Timur 73 kasus, Jawa Tengah 38 kasus. Kasus virus corona bertambah sebanyak 7.203 orang per hari ini, Sabtu (2/1/2021). Dengan penambahan ini, complete jumlah orang yang terpapar COVID-19 di tanah air mencapai 758.473. Satgas COVID-19 juga melaporkan ada 187 orang meninggal dunia akibat virus corona hari ini. Total jumlah orang yang meninggal dunia karena corona kini mencapai 29.518 kasus. Total jumlah orang yang meninggal dunia karena corona menjadi 31.393 kasus.

Disusul DKI Jakarta 2.379, Jawa Tengah 1.601, dan Jawa Timur 745 kasus. DKI Jakarta menjadi wilayah yang paling banyak menyumbang kasus harian COVID-19 hari ini dengan three.309 orang. Disusul Jawa Tengah 1.220, Jawa Barat 660, dan Jawa Timur 603 kasus. Per hari ini, jumlah orang dengan standing suspek COVID-19 di Indonesia yaitu sebanyak seventy nine.653. DKI Jakarta menjadi wilayah yang paling banyak menyumbang kasus harian COVID-19 hari ini dengan 2.496 orang. Disusul Jawa Barat 882, Jawa Timur 516, dan Jawa Tengah 478 kasus.

Total jumlah orang yang meninggal dunia karena virus corona di Tanah Air menjadi 39.550 kasus. Satgas COVID-19 juga melaporkan, sebanyak 154 orang meninggal dunia akibat virus corona dalam satu hari terakhir. Total jumlah orang yang meninggal dunia karena corona menjadi 39.865 kasus. Satgas COVID-19 juga melaporkan, sebanyak 118 orang meninggal dunia akibat virus corona dalam satu hari terakhir. Total jumlah orang yang meninggal dunia karena corona menjadi 39.983 kasus. Satgas COVID-19 juga melaporkan, sebanyak ninety eight orang meninggal dunia akibat virus corona dalam satu hari terakhir.