Genose Ramai Ditolak Ahli Buat Deteksi Covid

Dalam konteks tes PCR untuk Covid-19, yang diuji adalah materi RNA dari virus SARS-CoV-2. Pengambilan sampel tes ini dapat dilakukan dengan swab melalui hidung, tenggorokan, bagian tenggorokan di belakang hidung, hingga air liur. Daftar Slot Terpercaya Tiap jenis RT-PCR dapat menghasilkan angka Ct yang berbeda, tergantung dari spesifikasi jenis tes RT-PCR yang dibuat oleh produsennya. Oleh karena itu, angka Ct tidak dapat diperbandingkan pada jenis RT-PCR yang berbeda.

Namun, penentuan masa awal atau akhir menjadi sulit dilakukan pada kasus pasien tanpa gejala . Prof Ryan mengatakan, dengan menggunakan screening bau keringat ketiak, teknologi ini memiliki keunggulan dibandingkan screening melalui pernafasan. “Semoga ke depannya dapat diproduksi secara massal dan dapat terus dikembangkan sehingga tingkat akurasinya akan semakin meningkat. Kita akan terus memperbanyak penggunaan GeNose untuk kepentingan pelayanan publik,” tutur Muhajir.

Kelemahan genose sebagai deteksi covid

Tetapi sudah melalui proses riset yang cukup lama sebelum bisa digunakan untuk publik. Sebelum menggunakan layanan tersebut, terdapat syarat-syarat yang perlu pelanggan ketahui agar hasilnya akurat. Mulai 5 Februari 2021, KAI menyediakan layanan Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta sebagai syarat untuk naik KA Jarak Jauh.

Jika deteksi menunjukkan adanya infeksi, maka orang tersebut langsung diarahkan untuk tes PCR. EVP Corporate Secretary PT KAI, Dadan Rudiansyah membenarkan bahwa para calon penupang KA Jarak Jauh mengaku sangat antusias menjalani screening dengan “Genose” karena memiliki sejumlah keunggulan yaitu murah, cepat, dan akurat. Adapun untuk Jumat 5 Februari 2021 lalu, nomor antrean per jam 09.00 WIB di Stasiun Senen sudah ada sekitar 330-an lebih calon penumpang yang menjalani screening dengan alat “Genose” . Ke depannya, Menko Luhut optimis pemerintah akan menggunakan alat ini di semua area publik seperti di resort, mall, di lingkungan masyarakat RT/RW. Alatnya hanya seharga Rp 62 juta dan harga per orangnya hanya dikenakan sekitar Rp 20 ribu. Atas temuan alat screening canggih tersebut, Pemerintah memberikan apresiasi kepada Tim “Genose” dari UGM yang sudah bekerja keras untuk menciptakan inovasi ini dan membantu pemerintah dalam melakukan upaya 4T .

Pelaku perjalanan juga diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan. Menurutnya, penggunaan GeNose diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses terhadap alat pendeteksi Covid-19 yang lebih terjangkau dan mengurangi potensi penularan saat menggunakan transportasi umum. Sejauh ini, Centers Disease Control and Prevention mengungkapkan PCR Swab adalah standar paling akurat untuk pengujian COVID-19. Jenis tes COVID-19 ini mampu mendeteksi penyakit dengan mencari jejak materi genetik virus pada sampel yang dikumpulkan melalui usap/swab hidung atau tenggorokan.

Comments are Disabled