Ini Inovasi Baru, Alat Deteksi Covid

Tujuannya adalah untuk mencegah penularan virus Corona selama Anda berada di rumah sakit. Konsultasikan dengan dokter mengenai tindakan terbaik yang perlu dilakukan. Saat ini, kita memiliki banyak tes untuk virus corona Tetapi sebagian besar memakan waktu dan membutuhkan proses yang rumit serta peralatan yang besar. Untuk mengatasi masalah ini, para peneliti telah mengembangkan tes portabel yang tidak hanya cepat dan mudah digunakan tetapi juga memberikan hasil yang akurat. Ketika mengetes corona dengan alat GeNose dipermudah dan dipermurah, maka penanganan pandemi covid-19 akan membaik.

Angka 120 tes per alat itu dari estimasi bahwa setiap tes membutuhkan 3 menit termasuk pengambilan napas sehingga satu jam dapat mentes 20 orang dan bila efektif alat bekerja selama 6 jam,” ungkapnya. Hasilnya, alat deteksi ini selaras dengan hasil pengujian rumah sakit yakni menunjukkan keefektifannya. GeNose merupakan alat pendeteksi Covid-19 melalui embusan napas yang di simpan dalam kantung udara yang dihubungkan ke alat GeNose yang menggunakan teknologi canggih, yaitu Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan .

Meski demikian, lanjut Kuwat, setelah mendapatkan izin edar GeNose C19 akan segera diproduksi massal. Artinya pengguna bisa menaruh sampel air liurnya sendiri di tabung yang akan disediakan. Sehingga tidak perlu menggunakan tenaga ahli untuk mengambil sampel seperti check dengan RT-PCR. Hingga saat ini terdapat 3 simpul transportasi yang wajib menerapkanscreeningkesehatan melalui PCR atau Rapid Antigen atau GeNose C19 yaitu di stasiun, pelabuhan, dan bandara. Sedangkan di sektor transportasi darat belum wajib dan pengecekan dilakukan secara acak .

Karenanya, ia mendorong agar publikasi dari Genose segera dibuka sehingga ilmuwan sepertinya bisa membantu mengedukasi masyarakat dan tenaga kesehatan juga bisa menggunakan alat itu tanpa keraguan. Alat GeNose ini diklai mampu mendeteksi dengan lebih cepat dan akurat hingga 90% ke atas. Hanya dengan waktu singkat, yaitu 50 detik sudah mampu mendeteksi virus Covid-19 dalam tubuh. Alat tersebut mampu melakukan sekitar 120 kali pemeriksaan per hari, dengan estimasi per pemeriksaan three menit selama 6 jam.

Teknologi ini juga telah diuji oleh tim pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan. Sebelum mendapatkan izin edar, calon alat kesehatan harus lolos uji klinis. Pelaksanaannya diatur dalam Permenkes Nomor sixty three tahun 2017 tentang Cara Uji Klinik Alat Kesehatan yang Baik. Dalam beleid itu, diatur sebelum uji klinis sebuah alat kesehatan harus memenuhi data keamanan awal dan persyaratan mutu. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Alat tes Covid-19 yang menggunakan air liur, RT Lamp Saliva, dapat mendeteksi varian baru virus corona dari Inggris yang dikenal sebagai B117.

JAKARTA – Pemerintah mendorong penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose di simpul-simpul transportasi umum seperti di Stasiun Kereta Api, Bandara, Pelabuhan dan Terminal. GeNose, sebuah alat yang dikembangkan tim riset Universitas Gadjah Mada untuk mendeteksi apakah seseorang mengidap virus Covid-19 atau tidak. Fakta-fakta GeNose yang ada di artikel ini semoga bisa menambah pengetahuan dari Anda yang membacanya. Dikatakan Budi, BTKLPP Kelas I Batam belum memiliki alat pemeriksaan virus B117. Alat pemeriksaan sampel yang bertujuan untuk melihat jenis varian dari sampel Covid-19 meliputi whole, genome, dan sequensing yang berfungsi untuk memetakan varian dari sampel Covid-19. Alat kedua, lanjut Prof. Toto Subroto, diberi nama Surface Plasmon Resonance yang berfungsi seperti PCR namun tanpa laboratorium.

Sehingga pengembangan GeNose bisa sesuai dengantimetablejadi harapan bulan Desember sudah bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” tutur Menteri Bambang. Selain cepat melakukan deteksi dan memiliki akurasi tinggi, penggunaan alat ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan tes usap PCR. Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari ugm.ac.id, GeNose C19 hanya membutuhkan waktu kurang dari 2 menit untuk mengetahui hasil tes apakah positif atau negatif Covid-19.

Alat baru untuk deteksi covid

GeNose C19 merupakan alat deteksi virus corona buatan Universitas Gadjah Mada . Keampuhan GeNose dalam mendeteksi Covid-19 bisa dilihat dari penggunaannya yang semakin meluas. Kondisi-kondisi yang memerlukan Daftar Slot Terpercaya penanganan langsung oleh dokter di rumah sakit, sepertimelahirkan, operasi, cuci darah, atau vaksinasi anak, perlu ditangani secara berbeda dengan beberapa penyesuaian selama pandemi COVID-19.

Foto GeNose, alat pendeteksi penyakit Covid-19 melalui embusan napas yang dikembangkan tim Universitas Gadjah Mada , Yogyakarta. Menanggapi inovasi alat deteksi Covid-19, GeNose yang dikembangkan UGM ini, ahli biologi molekuler Eijkman Profesor Amin Soebandrio mengatakan bahwa alat tersebut tidak bisa menggantikan alat tes berbasis polymerase chain response. KOMPAS.com- GeNose, alat pendeteksi virus corona penyebab Covid-19 yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gadjah Mada tengah menjadi perhatian publik.

Comments are Disabled