Jauh Lebih Murah, Genose Sudah Bisa Dilakukan Di 21 Bandara

Senada dengan Aris, Yulistika menjelaskan alat tes GeNose lebih murah dan lebih simpel untuk dilakukan para calon penumpang. Pada saat pelaksanaan, calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan. Pada saat proses pengambilan sampel melalui hembusan napas ke dalam kantong udara, calon penumpang diwajibkan tetap menggunakan masker.

Dengan situasi pandemi virus corona penyebab penyakit Covid-19 yang masih belum juga mereda di Indonesia di tahun 2021 ini, bepergian keluar kota dengan pesawat memang masih tidak disarankan. ‘’Dengan semakin panjang jam operasional layanan ini, maka bisa semakin memudahkan para penumpang dalam mendapatkan surat bebas Covid-19,’’ kata Suprapto, seperti dilaporkan Republika, jaringan Ayocirebon.com. Embusan nafas orang yang terinfeksi Covid-19 akan berbeda “baunya” dari orang sehat, dan dari orang yang, misalnya terinfeksi bakteri TBC. Dalam organ pernafasan, virus corona punya pola metabolisme sendiri, yang berbeda dari kuman lain, sehingga khas pula baunya. Hasil uji klinis yang meyakinkan itu membuat Ge-Nose mendapat dukungan pemerintah. Jalan untuk melakoni uji analysis pun terbuka di sembilan rumah sakit, enam di Yogyakarta, tiga lainnya di Jakarta, Magelang, dan Malang.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat akan produk anak bangsa ini. Proses pemeriksaan GeNose C19 yang cepat, nyaman, dan murah hanya Rp30.000 menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” kata Joni. Sedangkan untuk swab take a look at polymerase chain reaction , harga termurah berada dikisaran Rp 900 ribu. GeNose diklaim memiliki akurasi mendeteksi Covid-19 hingga di atas 90 persen. GeNose C19 telah menjalani uji profiling di RS Bhayangkara Polda DIY dan Rumah Sakit Lapangan Khusus covid-19 Bambanglipuro, Bantul untuk mengetahui tingkat akurasinya. Ketua Tim Pengembang GeNose UGM, Prof Kuwat Triyana menjelaskan, nantinya biaya tes COVID-19 dengan GeNose C19 cukup murah, sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000.

“Nah karena speedy take a look at ini bersifat antibodi memang sensitifitasnya tinggi tapi spesifikasinya yang kurang tinggi. Sehingga tingkat akurasinya kadang-kadang memang tidak bisa diandalkan untuk menjadi bagian dari testing. Sehingga rapid take a look at memang difokuskan untuk screening,” imbuh Bambroj. “Setelah itu nafas tersebut baru akan dianalisa menggunakan alat GeNose. Berbeda dengan Rapid Antigen yang masa berlakunya 3 hari, kalau GeNose ini hanya berlaku untuk 24 jam ke depan,” ujarnya. Mengingat keterbatasan peralatan, tes GeNose di BIAS sementara hanya bisa melayani 20 persen dari jumlah penumpang.

Kapaiblitas dari GeNose juga cukup luar biasa karena bisa melakukan 120 kali pemeriksaan per harinya. Dengan biaya tes yang cukup terjangkau yaitu sekitar Rp15.000 – Rp25.000 meskipun tentunya harga tersebut masih bisa berubah tergantung biaya tambahan lainnya. Selama 30 menit sebelum pengambilan sampel napas, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum . Dari hasil uji coba tersebut, tes GeNose C19 dinilai bisa menjadi alternatif untuk mendeteksi infeksi virus Corona.

Dengan perincian Rp 70 juta untuk harga satuan alatnya, Rp 15 ribu untuk satuan plastik peniup, komputer, dan mesin pencetak hasilnya. Diperkirakan Teguh, untuk harga keseluruhan satu alat termasuk ongkos kirim dan pajak kisaran Rp one hundred juta. Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa alat pendeteksi Covid-19 buatan UGM, GeNose dapat mendeteksi Covid-19 dalam 10 detik adalah klaim yang menyesatkan. Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Supriyanto, menambahkan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan layanan tes GeNose ini cukup tinggi. Sebagai contoh, di Stasiun Yogyakarta sekitar 3 KONG4D.000 orang mengakses tes tersebut dalam sehari.

VOC akan terbentuk pada tubuh orang-orang yang terinfeksi Covid-19 dan bisa dikeluarkan melalui embusan napas. Saat ini, GeNose telah mengantongi izin edar dan siap untuk dipasarkan. KAI mengimbau agar pelanggan melakukan pemeriksaan GeNose pada H-1 sebelum keberangkatan untuk menghindari antrean dan tertinggal kereta. Mereka yang ingin melakukan tes Genose C19 wajib menyertakan tiket bus atau identitas diri bagi awak bus. Perangkat GeNose yang dikombinasikan dengan software AI terlatih untuk membedakan sampel napas orang yang diduga terinfeksi Covid-19 atau negatif Covid-19.

Penumpang kereta api terlihat berjejer antre untuk meniup kantong plastik yang telah disiapkan. Ada kemungkinan ke depannya, Genose bakal diterapkan di semua stasiun, termasuk di Bandung. “Kolaborasi dan sinergi BUMN tersebut meneruskan kerjasama yang selama ini telah terjalin baik dalam hal pelayanan rapid test antibodi dan speedy take a look at antigen di stasiun-stasiun,” jelas Joni. Bambang menerangkan bahwa satu unit GeNose itu dijual senilai Rp62 juta dan bisa digunakan a hundred ribu kali. Biaya operasionalnya pun terbilang murah lantaran hanya membutuhkan Rp600 untuk pemeriksaan dan Rp7.000 untuk plastik penyimpan hembusan nafas serta hepa filter. Sebelum menjalani tes GeNose mereka menunjukkan tiket kereta api mereka, selanjutnya dapat memilih metode pengunaan tes Covid-19, menggunakan GeNose atau test antigen.

Genose murah

“Tes GeNose C19 dapat diambil sebelum keberangkatan di bandara, pelabuhan, stasiun kereta api atau terminal sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata @lawancovid19_id. Budi mengungkapkan, GeNose akan menambah opsi bagi masyarakat untuk mengecek kesehatan selain fast take a look at antigen dan PCR. Joni menegaskan, KAI sudah siap untuk menyelenggarakan layanan pemeriksaan Genose di stasiun. Hal yersebut untuk mendukung kebijakan pemerintah menghadirkan layanan transportasi kereta api yang bebas Covid-19.

Alat ini diklaim dapat melakukan screening melalui embusan napas seseorang untuk mendeteksi keberadaan virus Covid-19. “Itu kebijakan pak Menteri ya, intinya kita akan terus lakukan transportasi dengan protokol kesehatan ketat. Salah satu opsi sesuai dengan SE satgas dan SE Kemenhub itu dengan menyediakan GeNose,” kata Didiek. Alat itu sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada akhir Desember 2020.

Comments are Disabled