Luncurkan Media Center, Ika Unpad Kampanyekan Alat Deteksi Covid

Saat ini hanya dua alat yang sering digunakan untuk deteksi virus tersebut yakni fast check dan uji PCR. Indonesia kini punya alat tes Corona baru yang lebih murah dari fast dan swab test. Tes menggunakan alat ini bahkan hanya perlu biaya Rp ribu untuk operator, energi, dan plastik khusus sebagai media pengecekan napas. Yogyakarta — Indonesia tengah mengembangkan inovasi dalam negeri terkait dengan alat pendeteksi virus corona. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi virus corona atau Covid-19 di dalam tubuh.

“Saya berharap GeNose dapat segera menjadi alat tes yang digunakan secara luas oleh masyarakat dan dapat membantu pemerintah dalam melakukan upaya 4T,” tutup Luhut. GeNose melakukan deteksi melalui hembusan nafas, sehingga memberikan rasa nyaman dan dapat digunakan oleh masyarakat dari anak-anak hingga lansia. Pengecekan melalui alat GeNose juga bisa didapatkan dengan harga yang terjangkau. Bayu menuturkan penelitiaan riset radiografi digital ini sudah dilakukannya sejak 30 tahun lalu.

Alat deteksi Covid murah

Pernyataan GeNose dapat mendeteksi COVID-19 hanya dalam waktu 10 detik merupakan informasi yang kurang tepat. Dinamakan Gadjah Mada Nose C19 atau disingkat menjadi GeNose C19, merupakan alat inovasi Universitas Gadjah Mada yang terbaru Situs Slot Judi Online Resmi di Indonesia dalam screening Covid-19. Atas dasar itu, dia pun mengapresiasi tim dari UGM yang telah mengembangkan alat ini. Luhut menambahkan, selain untuk Covid-19, alat ini juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit paru lainnya seperti TBC.

Mayoritas pasien COVID-19 yang dirujuk atau datang ke rumah sakit itu sudah dalam kondisi kritis atau membutuhkan perawatan intensif. Pengembangan massal GeNose dilakukan dengan kerjasama dari tim peneliti UGM dan didanai oleh Badan Intelijen Negara serta Kementerian Riset dan Teknologi . Sedangkan untuk swab take a look at polymerase chain reaction , harga termurah berada dikisaran Rp 900 ribu.

Dikutip laman resmi Universitas Gadjah Mada, GeNose memiliki kemampuan mendeteksi virus corona baru dalam tubuh manusia dalam waktu cepat. Siarpedia.com, Sleman – Alat pendeteksi Covid-19 besutan para ahli Universitas Gadjah Mada, GeNose akhirnya mengantongi izin edar dan siap dipasarkan. Setelah izin edar diperoleh, tim akan menyerahkan GeNose C19 hasil produksi massal batch pertama yang didanai BIN dan Kemenristek/BRIN untuk didistribusikan. Menurut Kuwat setelah izin edar diperoleh tim akan melakukan penyerahan genose C19 hasil produksi massal batch pertama yang didanai oleh BIN dan Kemenristek/BRIN untuk didistribusikan. Mereka berharap agar dengan jumlah genose C19 yang masih terbatas ini dapat memberikan dampak maksimal. Kuwat menjelaskan, biasa tes dengan GeNose C19 cukup murah, yakni berkisar Rp15-25 ribu.

Pengguna perlu tahu, disarankan sebelum menggunakan GeNose ini, seseorang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan beraroma keras seperti jengkol, durian, hingga kopi. Hal ini dikarenakan, dapat mempengaruhi hasil tes pemeriksaan dan berujung tidak akan akurat. Alat GeNose ini diklai mampu mendeteksi dengan lebih cepat dan akurat hingga 90% ke atas.

Bila swab take a look at butuh laboratorium dan memakan waktu lama, menggunakan alat ini bisa lebih cepat. “Alat ini bisa mendeteksi Covid-19 dalam dua menit dan dalam uji klinis tahap pertama di Rumah Sakit Yogyakarta akurasinya dibandingkan PCR check 97%. Ini jauh lebih murah ,” kata Bambang. Selanjutnya alat screening Covid-19 bernama GeNose buatan Universitas Gajah Mada. Sedangkan, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro menambahkan alat tes Corona, GeNose kebanjiran order. Di mana order yang sudah diterima, dijelaskannya melebihi kapasitas produksi.

Comments are Disabled