Mengenal Jenis Tes Covid

Antibodi tersebut akan muncul dalam darah dengan sendirinya setelah seseorang terinfeksi virus corona beberapa hari kemudian. CDC merekomendasikan tes PCR hanya untuk orang dengan gejala terinfeksi virus corona, orang yang kontak dekat dengan orang positif COVID-19, dan orang yang diminta petugas kesehatan dalam hal ini Satgas Percepatan Penanganan COVID-19. Namun, jika kamu mendapat rekomendasi dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19, maka tes PCR tidak dipungut biaya. Hingga Februari 2021 mendatang, Kuwat menyebut pihaknya menargetkan pembuatan alat deteksi itu sebanyak 10 ribu unit. Dengan perhitungan 1 alat bisa dipakai untuk one hundred twenty kali tes, ia menyebut akan ada 1,2 juta orang yang bisa menjalani tes tersebut. Budi Karya menambahkan, GeNose akan menambah opsi selain tes rapid antigen dan PCR, yang selama ini menjadi syarat perjalanan transportasi kereta api jarak jauh.

Artinya, Bambang berujar, alat tersebut mulai saat ini bisa diproduksi massal dan didistribusikan untuk kepentingan masyarakat. Biaya tesnya sendiri disebut hanya akan menghabiska Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu saja. Selain murah, hasilnya juga bisa diketahui dalam 2 menit dan tidak memerlukan reagen atau bahan kimia lain. Subyek yang dites juga lebih nyaman karena cukup menghembuskan nafas, tidak perlu swab. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, tingkat efektivitas GeNose C19 sudah sangat baik dan terus dilakukan penyempurnaan oleh tim peneliti. “Justru GeNose ini tujuannya adalah screening untuk memisahkan mana yang ‘boleh naik kereta’, mana ‘yang kalau dia positif’ maka harus dilakukan langsung pemeriksaan tes PCR sesudah itu,” tuturnya.

Efektivitas deteksi covid dari Genose

Dalam hal efektivitas, dr Agus mengatakan metode hembusan napas untuk mendeteksi virus Corona saat ini belum menjadi standar Organisasi Kesehatan Dunia . GeNose disebut hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 menit untuk melakukan deteksi virus. Sementara fast antigen membutuhkan waktu 15 menit mulai dari proses awal pendaftaran, pemeriksaan hingga administrasi dan keluarnya hasil tes. Meski penggunaan alat-alat tes cukup akurat dalam mendeteksi virus corona, penerapan protokol kesehatan tetap menjadi cara yang paling efektif untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19.

Pola yang dihasilkan sensor tersebut dianalisis menggunakan sistem kecerdasan buatan, lalu bisa disimpulkan terinfeksi Covid-19 atau tidak. PCR merupakan Tembak Ikan Terpercaya metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Melalui uji ini akan didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2.

Kemenristek/BRIN siap mendukung penuh pelaksanaan uji klinis tahap kedua, termasuk dukungan pembiayaan. Sehingga pengembangan GeNose bisa sesuai dengantimetablejadi harapan bulan Desember sudah bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” tutur Menteri Bambang. Prof Kuwat mengatakan GeNose C19 terdiri dari seperangkat hardware yang terdiri sensor-sensor dan software ada user interface dan artificial inteligent.

Comments are Disabled