Perbedaan Saliva Test, Speedy, Dan Pcr

PT Kalgen DNA didirikan pada tahun 2012, merupakan join venture antara PT Bifarma Adiluhung (anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk.) dan perusahaan Malaysia yaitu DNA Laboratories Sdn. Bhd., yang bergerak di bidang produk dan tes molekuler untuk skrining genetika maupun tes diagnostik di Malaysia. “Kalbe berharap terobosan baru tes COVID-19 ini diharapkan dapat memberi kesempatan yang lebih besar lagi bagi masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan, usia dan area untuk dapat melakukan tes skrining dan deteksi terhadap virus SARS CoV-2. Sehingga Indonesia semakin bisa cepat menurunkan laju penyebaran, angka kejadian dan kematian akibat COVID-19,” kata Sie Djohan lagi. Pusat Medis Sheba mengatakan dalam uji klinis awal yang melibatkan ratusan pasien, perangkat berbasis kecerdasan buatan yang baru mengidentifikasi bukti virus di dalam tubuh dengan tingkat keberhasilan ninety five persen.

Tes tersebut menggunakan sampel air liur untuk mendeteksi keberadaan virus COVID-19. Menurut Menristek Bambang, jika bisa menciptakan alat tes yang berbasis air liur, maka bisa mengurangi satu tahapan di dalam pengujian yakni ekstraksi RNA. Masyarakat terkadang mengeluh merasa “kurang nyaman” saat melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti melalui tes cepat antigen dengan cara mengambil sampel dari hidung dan tes cepat antibodi dengan mengambil darah dari ujung jari. Elshinta.com- Perusahaan Malaysia, Alif Masyhur Sdn Bhd dan Fjord Diagnostics Sdn Bhd (Alif-fjord) memperkenalkan equipment Game Slot Online uji pengumpulan sampel air liur,fjord-saliva, yang mengandungi alat untuk mendeteksi mendeteksi COVID-19. Para ilmuwan dari Departemen Ilmu Teknik Universitas Oxford dan Oxford Suzhou Centre for Advanced Research telah mengembangkan teknologi pengujian cepat untuk virus corona baru SARS-CoV-2 (COVID-19).

Kesimpulan ini diperoleh karena sampel air liur yang dikumpulkan langsung dari pembukaan kelenjar ludah memiliki sensitivitas yang lebih rendah dibanding sampel yang diambil dari pemeriksaan air liur dari batuk. Tahukah kamu, ternyata ada metode tes lain untuk mengidentifikasi virus korona dalam tubuh seorang pasien, yaitu menggunakan air liur atau saliva. Salah satu penelitian dalamJournal of the Chinese Medical Associationyang dirilis pada Oktober 2020 lalu membahas tes berbasis saliva ini secara mendalam.

“Kalbe berharap terobosan baru tes Covid-19 ini diharapkan dapat memberi kesempatan yang lebih besar lagi bagi masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan, usia dan area untuk dapat melakukan tes skrining dan deteksi terhadap virus SARS CoV-2. Sehingga Indonesia semakin bisa cepat menurunkan laju penyebaran, angka kejadian dan kematian akibat Covid-19,” tuturnya. “Semakin banyak testing, juga semakin banyak bisa mengidentifikasi orang yang positif. Dan begitu positif tentunya harus dilakukan tracing maupun remedy baik dalam bentuk isolasi mandiri ataupun dalam perawatan di rumah sakit,” ujar Bambang. “Tingkat akurasi sangat tinggi atau mendekati pcr swab, ini merupakan terobosan yang sangat berarti bagi upaya kita untuk meningkatkan testing dan tracing,” tuturnya. Selama ini, tes real time polymerase chain response mendominasi metode diagnosa Covid-19. “Karena PCR check equipment yang dengan dicolok dianggap tidak nyaman,” tambah bambang.

Alat deteksi Covid dari air liur

Pengambilan saliva bersifat non invasif sehingga nyaman, dan secara ilmiah saliva bersifat stabil sehingga hanya memerlukan tabung steril untuk penyimpanan dan pengiriman spesimen. Kemudian, karena pengambilan spesimen air liur dilakukan mandiri dengan “membuang” ludah pada tabung steril maka risiko penularan menjadi minimal. Dengan RT LAMP Saliva, hasil tes COVID-19 dapat diperoleh secara cepat yakni dalam kurun sekitar 1,5 jam. Untuk mengambil sampel cairan tersebut, petugas akan memasukkan alat khusus seperti cotton bud berukuran panjang yang ujungnya terlilit kapas hingga ke area belakang hidung.

Comments are Disabled