Solusi Pengadaan Alat Genose C19 Bagi Pelaku Usaha Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif

GeNose C19 mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV2 penyebab COVID-19 secara tidak langsung / indirect dengan mendeteksi perubahan pola aroma fuel napas akibat interaksi metabolisme antara sel-sel tubuh dengani virus SARS-CoV2. Keakuratan dari GeNose C19 sebagai alat skrining masyarakat dalam bepergian jauh menggunakan transportasi umum. Pelaku perjalanan transportasi darat/laut/udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes Covid-19. “Untuk menyatakan lebih baik dari yang lain harus uji klinis dibandingkan dengan alat-alat analysis lainnya seperti swab antigen maupun swabPCR,” tambahnya. Alat pendeteksi COVID-19 besutan Universitas Gadjah Mada , GeNose, akhirnya mengantongi izin edar dan siap dipasarkan.

Lama waktu yang dibutuhkan untuk mendeteksi virus Corona aktif melalui rapid check antigen adalah 20 hingga 30 menit. Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dr Agus Dwi Susanto, SpP, alat ini harus disambut baik sebagai inovasi anak bangsa dalam menciptakan alat deteksi virus Corona. GeNose dipilih lantaran dianggap lebih murah, efektif dan efisien ketimbang jenis alat pendeteksi lainya.

Prinsip kerja alat berbasis sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence itu, semakin banyak sampel yang dipakai untuk menguji maka tingkat akurasi alat ini pun akan semakin baik. Di tengah pro dan kontra GeNose, ia tengah berburu dengan waktu untuk memenuhi permintaan alat yang bisa deteksi Covid-19 dalam waktu dua menit ini. Apalagi GeNose telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan pada akhir tahun lalu dan diaplikasikan untuk penyaringan penumpang kereta. Menristek/BRIN, Bambang Brodjonegoro, mengapresiasi alat deteksi Covid-19 lewat embusan nafas yang dikembangkan oleh tim peneliti UGM.

“Izin edar sudah ya, terkait penggunaan sebagai screening ataukah prognosis masih harus dibahas dulu tentunya dengan para ahli,” terang Nadia. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam kunjungan ke Stasiun Senen, Rabu (3/2) meyakini efektivitas alat ini. Ari Mulyono, pejabat di Daerah Operasi VI Yogyakarta mengatakan, jika dalam waktu itu penumpang kembali naik kereta, dia tidak memerlukan pemeriksaan ulang. Sedangkan alat penghubung sekali pakai untuk pengetesan dijual Rp20 ribu untuk satu orang.

Efektivitas deteksi covid dari Genose

Di Shanghai, bila dalam penerbangan ada lebih dari lima orang yang positif terjangkit virus corona, semua penumpang lain mesti menjalani tes, termasuk uji usap anal. “Pihak GeNose perlu menginfokan ke publik tingkat akurasi genose dibandingkan dengan fast take a look at atau PCR. Tentu Tembak Ikan Terpercaya saja tingkat akurasi alat tersebut diakui oleh lembaga pengawas semisal BPOM. Studi yang dilakukan oleh Risto Orava, seorang profesor di University of Helsinki menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalamiinflamasi pada saluran pernapasanmenghasilkan VOC yang berbeda bila dibandingkan dengan anak-anak yang sehat.

Comments are Disabled